Meneropong Konflik Timur Tengah Antara Kepentingan Dan Ideologi


Konfliksuriah1

Oleh. rulan bebas merdeka[1]

Berbicara tentang timur tengah tidak bisa terlepas dari konflik yang berkepanjangan dan negeri yang pernah hidup para nabi ini hanya menjadi bulan-bulanan saja. Dimana dalam negara ini memiliki cadangan minyak dunia yang sangat besar sekali, islam garis keras, wilayah yang tandus. Negeri 1001 malam ini memiliki ceritera yang amat banyak dan imajinasi tinggi, ini di karenakan orang-orang arab menyukai cerita misalnya saja cerita abu nawas yang cerdik penuh dengah canda tawa, cerita tentang lampu ajaib alauddin, pelaut albab dan masih banyak cerita lainnya.

Perlu kita berikan batasan atau definisi yang jelas mengenai timur tengah, karena beberapa ahli politik internasional belum menyepakati nama tentang timur tengah. Walaupun kita sekarang sudah menggunakan kata timur tengah sebagai kata penunjuk untuk negara-negara yang berada di timur seperti arab, irak, iran, mesir, suriah dll. Negara-negara ini disebut-sebut sebagai negara yang berada di timur tengah. Sebelum kata timur tengah menjadi santer dan bahan kosumsi bagi masyarakat dunia dalam penyebutan negara tersebut, pada awalnya para ilmuwan politik masih menamainya dengan kata “timur dekat (near east)” orang-orang inggris masih menggunakan kata timur dekat untuk menunjukan kata timur tengah sekarang ini. Pasca perang dunia ke II selesai negara-negara tersebut resmi di namai menjadi timur tengah oleh inggris dan amerika yang menjadikan sebagai negara penyokong kebutuhan inggris dan amerika yang berperang di teluk. Artinya timur tengah hanya dijadikan sebagai dapur untuk mengambil kekayaan dan membantu biaya selama perang berlangsung. Sebutan timur tengah bagi negara–negara yang berada di dataran arab tidak lain melainkan sebuah distorsi yang hegemonik, sementara barat selalu di identikan dengan eropa. Sebuah sebutan superioritas bagi bangsa yang memiliki peradaban modern.

Perlu kita ketahui bersama sebelum terjadi kekeliruan yang fatal dan membawa fitnah dan dosa bagi generasi setelah ini. Karena keotentikan dan kevaliditas sebuah data dalam rangka untuk menganalisa persoalan timur tengah tidaklah segampang yang kita kira, dikarenakan timur tengah mengalami perubahan yang sangat cepat baik secara politik, ideologi, ekkonomi dan lain-lain. Dimana timur tengah menjadi lahan konflik berkepanjangan, sehingga membutuhkan data yang benar-benar segar dan baru, sehingga dalam kajiannya tidak ketinggalan waktu.

Dalam beberapa waktu terakhir ini konflik yang terjadi di timur tengah mengalami tensi yang begitu tinggi, karena peperangan, pembunuhan dan pembomam berserakah dimana-mana. Dan itu menyiratkan bahwa cerita tentang timur tengah belumlah usai. Masih teringat dalam benak kita peperangan meletus antara masyarakat sipil dengan pihak pemerintahan kadafi di libya yang menghilangkan ribuan nyawa dari warga sipil maupun militer, gedung-gedung yang menculang tinggi ke angkasa ambruk berantakan diterjam granat. Masyarakat oposisi yang menentang kekuasaan otoriter muhammad khadafi tumpah riah dijalan-jalan dengan memegang senjata di kedua tangannya dan siap jihad untuk kemerdekaan dari penindasan dan kekuasaan yang semena-mena. Mereka berkumpul dan mengorganisir kelompok tersebut dengan kekuatan militer yang mendukung oposisi dan melakukan gencatan senjata di beberapa kota libya. Sementara di sisi pemerintahan khadafi bersikukuh untuk mempertahankan kekuasaannya walaupun masyarakat sudah tidak menghendakinya lagi menjadi seorang presiden seumur hidupnya. Dengan dibantu kekuatan militer baik angkatan darat maupun udara membombardir dengan peluru.

[1] Seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan strata satu di univesitas islam negeri alauddin makassar, dengan jurusan ilmu politik semester III.

tulisan lama waktu semester III

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s